Senin, 06 Februari 2017

Ternak Cucak Ijo

BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL

Kicaukan - Bagaimana Cara Beternak Burung Cucak Hijau Agar Berhasil - Sobat kicaukan, cucak hijau atau cucak ijo adalah salah satu burung kicau yang banyak digemari oleh para pecinta burung kicau. Cucak ijo memiliki warna elegan (hijau) dan suaranya juga begitu khas. Sifat petarung (fighter) seakan menambah garang burung berwarna hijau ini. 

Karena penggemar cucak hijau yang begitu banyak, maka selain memeliharanya untuk koleksi dan lomba, cucak hijau juga memiliki prospek yang bagus jika dikembangbiakkan/diternakkan. Selain cara beternak cucak hijau yang tergolong tidak sulit, harga jual CH ini juga cukup tinggi. Jadi, selain anda bahagia karena hobi memelihara burung cucak hijau anda pun juga bisa menernaknya. Dari hobi maka juga dapat menghasilkan pundi-pundi uang yang tidak sedikit. Hanya saja dalam beternak cucak hijau anda harus benar-benar telaten, sabar, konsisten, dan mau belajar. 

BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL

Nah untuk itu kami pada kesempatan ini akan berbagi tips bagi anda yang ingin memulai beternak cucak hijau agar berhasil. Langsung saja berikut ini adalah langkah-langkah bagaimana beternak cucak hijau agar berhasil :

1. Pemilihan indukan cucak hijau
Yang pertama yang harus anda persiapkan adalah memilih indukan cucak hijau yang berkualitas bagus. Indukan yang berkualitas bagus akan berdampak positif bagia anda karena dapat menghasilkan keturunan/anakan yang berkualitas pula. Dalam memilih indukan cucak hijau, simak tip-tips berikut ini :
  • Indukan kacer jantan berusia di atas 2 tahun.
  • Indukan kacer betina berusia di atas 1 tahun.
  • Kondisi kesehatan cucak hijau harus bagus.
  • Indukan harus lincah.
  • Gacor/rajin berkicau bagi cucak ijo jantan.
  • Tidak cacat fisik.
  • Memiliki badan yang serasi (besar dan panjang).
  • Untuk jenis cucak hijau terserah anda (boleh dari blora, sumatera, banyuwangi, atau jember).

Nah, bagi anda yang masih kesulitan membedakan cucak hijau jantan dan betina, silakan anda baca di sini.

2. Proses penjodohan
Setelah anda selesai memilih indukan jantan dan betina cucak hijau, selanjutnya adalah proses penjodohan indukan. Dalam menjodohkan cucak hijau, ada beberapa kesulitan terutama sulitnya membuat jantan dan betina berjodoh. Untuk mengatasi itu, berikut ini kami berikan tips dan teknik menjodohkan indukan cucak hijau :
  • Masukkan indukan cucak hijau jantan dalam sangkar ke dalam kandang.
  • Kemudian masukkan indukan cuak hijau betina dalam sangkar ke kandang.
  • Dekatkan kedua indukan tetapi berbeda sangkar.
  • Tunggu reaksi kedua indukan kacer tersebut apakah sudah terlihat rukun atau belum.
  • Anda bisa menggunakan sekat/papan di antara sangkar jantan dan betina.
  • Untuk mengetahui sudah jodoh atau belum anda tinggal membuka sekat.
  • Ciri-ciri indukan cucak hijau sudah rukun adalah cucak hijau jantan terus berkicau sambil mendekat ke betina, dan si betina meresponnya dengan turun ke dasar sangkar sambil berkicau khas cucak hijau betina/ngepler-ngepler.
  • Kalau belum jodoh, biasanya betina akan menghindar dan cuek kepada cucak hijau jantan.

Proses penjodohan indukan cucak hijau bisa saja cepat (sekitar 1-2 minggu) tetapi bisa juga sampai 1 bulan. Semua tergantung dari kondisi birahi keduanya. 

BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL

3. Kandang penangkaran dan sarang cucak hijau
Untuk kandang penangkaran/peternakan cucak hijau berbeda dengan kandang hariannya. Saat beternak cucak hijau anda membutuhkan kandang yang lebih luas dan nyaman agar CI jantan dan betina lekas kawin dan bertelur. Berikut ini saran dari kami untuk kandang beternak cucak hijau berdasar para peternak CI yang telah berhasil :
  • Tinggi kandang 2,5 meter.
  • Lebar kandang 3 meter.
  • Di dalam kandang ditaruh pepohonan yang rindang seperti pohon belimbing, sawo, mangga, atau pohon lain yang rindang. 
  • Sediakan tempat pakan
  • Sediakan tempat minum
  • Sediakan karamba atau tempat mandi
  • Sediakan tangkringan
  • Sarang bisa menggunakan batok kelapa yang dibelah.

Untuk bahan-bahan membuat sarang cucak hijau, anda cukup menggunakan daun cemara/pinus atau bisa juga dengan merang. Sebagian ditaruh di dalam kotak/gelodok untuk merangsang cucak hijau segera membuat sarang, sebagian lagi ditaruh di dasar kandang.

4. Pakan
Untuk beternak cucak hijau membutuhkan pakan yang tidak seperti perawatan harian karena kebutuhan akan nutrisi jelas lebih banyak dari biasanya. Pakan saat penangkaran harus lebih banyak dari hari biasa, seperti voer, cacing, serangga, dan buah-buahan. Yang penting adalah asupan gizi untuk indukan cucak hijau haruslah seimbang dan jangan lupa untuk memberikan multivitamin di dalam air minumnya. Beberapa kandungan nutrisi yang dibutuhkan cucak hijau saat reproduksi anatar lain mineral, kalsium, vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid, dan Ca-D Pantothenate.

5. Masa pengeraman
Dalam masa pengeraman, indukan cucak hijau membutuhkan kenyamanan dan ketenangan di kandang dan sekitar kandang. Pastikan tidak ada gangguan tikus, kucing, anjing, semut, kecoa atau parasit. Waktu pengeraman cucak hijau sekitar 14 hari (2 minggu), dan daya tetas telur tergantung dari kondisi lingkungan dan betina itu sendiri. Sebagai saran, pada saat masa mengeram kurangilah memberikan EF karena dapat membuat cucak hijau agresif dan birahi tinggi dan akan berdampak buruk pada telur yang dierami. Sebelum telur menetas (sekitar 2 hari sebelum menetas) perbanyaklah memberi EF dan jangan lupa sediakan kroto. Biarkan indukan cucak hijau memberi makan anakannya dengan koroto, karena kroto baik untuk anakan cucak hijau yang baru menetas.

6. Masa meloloh anakan cucak hijau
Pada saat anakan cucak hijau berusia 5-10 hari, anda bisa mengambilnya/disapih untuk diloloh sendiri. Jangan ambil anakan cucak hijau sebelum berusia 5 hari, tetapi jangan sampai lebih dari 10 hari. Anda bisa menaruh anakan cucak hijau di dalam wadah apa saja, yang penting adalah ada landasan bahan yang sama dengan yang ada di sarang sebelumnya. Bisa dengan kapas, atau dengan merang dan daun cemara/pinus. Taruh wadah tersebut dalam box. Untuk menjaga kehangatan anakan cucak hijau, pasanglah lampu di dalam box.

Pakan yang kami sarankan untuk anakan cucak hijau berusia 5-10 hari adalah kroto yang bersih (bebas kotoran dan bangkai semut). Suapkan kroto tersebut dengan alat penjepit dari bambu/alat lain secara perlahan. Jangan lupa untuk meneteskan sedikit air ke kroto sebelum dilolohkan agar mudah untuk ditelan. Pada saat anakan cucak hijau berusia di atas 7 hari, anda bisa memberikan kroto yang dicampur dengan adonan voer. Anda juga bisa menambahkan multivitamin untuk menjamin kebutuhan vitamin dan mineral bagi anakan cucak hijau.

Pada saat anakan cucak hijau berusia 15 hari ke atas, anda bisa memberikan pakan berupa jangkrik yang sudah diotong kakinya dan kepalanya dipencet. Akan lebih baik lagi jika jangkriknya sedang mabung yang masih lembut dan berwarna putih. Jika anakan sudah mulai melompat-lompat di dalam box sarang, anda bisa memindahkan anakan cucak hijau tersebut ke dalam sangkar gantung. Tetapi pastikan dasar sangkar gantung tetap diberi landasan bahan yang sama dengan bahan pembuat sarang. Anda juga bisa memberi tangkringan bertingkat agar anakan cucak hijau belajar melompat dari tangkringan paling bawah ke tangkringan di atasnya.

7. Manajemen indukan cucak hijau
Nah, setelah anakan cucak hijau diambil biasanya dalam 7-10 hari kemudian indukan cucak hijau betina akan bertelur lagi. Untuk itu berikan pakan dan EF yang sama dengan saat masa kawin (setelah penjodohan) untuk meningkatkan birahi dan segera bertelur lagi. Indukan cucak hijau saat mabung tidak langsung rontok semua bulu-bulunya, tetapi sedikit-sedikit (nyulam). Jika kondisi fisiknya sehat dan fit maka indukan cucak hijau akan tetap bereproduksi. Cukup mudah bukan untuk beternak burung cucak hijau? Yang pasti anda tidak boleh putus asa ketika gagal atau tidak maksimal, tetapi cobalah lagi dan tidak mengulangi kesalahan. Karena guru yang terbaik adalah pengalaman, bukan begitu sobat kicaukan?
Cara Ternak Burung Kacer : Burung kacer sekarang marak untuk peliharaan di rumah ataupun untuk peliharaan di rumah dan mungkin bisa juga untuk bisnis burung. Burung Kacer atau Magpie Robin yang populer di Indonesia saat ini ada dua jenis, yakni kacer hitam yang sering disebut kacer jawa (Copsychus sechellarum) dan kacer poci (Copsychus saulari) satau kacer sekoci yang sering disebut kacer sumatra. Burung ini memang masih berkerabat yakni sama-sama dalam genus Copsychus.
Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis).

CARA TERNAK BURUNG KACER DAN CARA MERAWATNYA


Memiliki suara yang keras, nyaring dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil membuka ekor serta mengeluarkan suara kicauan yang merdu. Burung ini sangat menyukai udara panas.
Kacer hitam (Copsychus sechellarum) atau Seychelles Magpie Robin penyebarannya mulai dari Seychelles (Afrika), Jawa dan Kalimantan (Indonesia). Seluruh tubuh berwarna hitam, kecuali pada sayap terdapat warna putih. Kemampuan berkicau sangat baik dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil memainkan ekor. Volume suara sedang. Jenis ini juga sangat suka dengan udara panas.

Kacer madagaskar
Sementara itu kacer madagaskar atau Madagascar Magpie Robin (Copsychus albospecularis) terdiri dari dari 3 subspecies, yakni pica, albospecularis dan inexpectatus. Seluruh subspecies Copsychus albospecularis ini tersebar di wilayah Madagascar Afrika.
Bagian leher sebelah atas, punggung dan ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah dari kedua sepupunya C. saularis dan C. sechellarum.
Selain dari ketiga species di atas, ada satu jenis kacer lagi yang beredar di kalangan pedagang dan pemilik burung kacer, yaitu Kacer Blorok. Jenis ini menurut anggapan kebanyakan orang maupun peneliti adalah merupakan hasil perkawinan silang yang terjadi di alam, antara Kacer Hitam Putih (C. saularis) dengan Kacer Hitam (C. sechellarum).


1. Kandang ternak
Yang butuh di perhatikan didalam pembuatan kandang ternak merupakan ukuran panjang 90 cm lebar 90 cm serta tinggi 180 cm, kenapa ukurannya 90x90x180 ? dikarenakan ukuran tersebut sesuaikan dengan lebar strimin, tiap-tiap pembelian strimin memiliki lebar standar 90 cm.

Untuk rangka kandang merupakan dari kayu balo, pemakaian kayu ini mengingat karakter kayu yang keras, insyaallah tahan pada serangan rayap serta cuaca serta harga nya relatif lebih murah daripada kayu jati.

Kriteria yang ideal untuk sesuatu cara ternak burung kacer adalah :

a. tumbuh-tumbuhan
b. kolam/ dapat diakali dengan cawan dari tanah liat / atau kaleng roti yang diisi air
c. area makan serta minum
d. pangkringan
e. glodok sarang
f. tulang sotong

5 Langkah Mudah Cara Budidaya Ternak Burung Lovebird Cantik

Persiapkan Sangkar Burung Love Bird

Siapkan kawat ram atau sangkar logam ukuran 50 x 50 x 50 cm bisa ditempati oleh sepasang love bird. Jangan lupa untuk menyiapkan kotak bersarang burung yang terbuat dari kayu ukuran 25 x 20 x 25 cm dan bertengger.

Memilih Jantan dan Betina Burung Love Bird

Ada banyak jenis burung cinta burung yang berada di Indonesia misalnya, seperti  fisher lovebird, lovebird mawar, dan lovebird leher kuning. Masing – masing dari spesies Lovebird tidak – dimorfik seksual. Itu berarti. antara laki-laki dan perempuan memiliki bentuk fisik yang sama.
Karena itu. membutuhkan teknik khusus dan pengalaman untuk membedakan antara laki-laki dan betina.Secara seks fisik Lovebird dalam Lovebird dibedakan sangat sulit. Jangan tertipu oleh lovebird menikah, karena lovebird lovebird yang belum tentu kawin jantan dan betina.

Lovebird bisa semua laki-laki atau perempuan semua. Karakter adalah ketika sekitar dua minggu setelah Lovebird kawin Lovebird tidak juga berarti bibit laki-laki semua dan sebaliknya jika kira-kira 2 minngu setelah kawin lovebird bertelur lebih dari 6 telur kemungkinan Lovebird betina semua.
Sementara cara kebanyakan orang di Indonesia untuk membedakan jenis kelamin lovebird adalah dengan menyentuh tulang. dimana jika jarak antara kedua tulang supit renggang dan terasa lentur maka lovebird biasanya perempuan. Dan jika jarak antara tulang sempit dan terasa supit Lovebird keras biasanya seks pria. Namun cara ini tidak 100% benar.
Cara kebapakan Akuratyang paling sering dilakukan oleh orang-orang barat dengan cara tes darah untuk mencabut bulu Lovebird bulu lovebird mana dasar adalah ada sedikit darah yang tongkat lanjut dibawa ke laboratorium khusus untuk memeriksa lovebird gender. Cara ini. cara yang sangat akurat untuk menentukan jenis kelamin lovebird.

Usia Produksi

Lovebird bisa bertelur pada usia 8 bulan. Namun usia tidak baik untuk produktivitas loveird. Pada usia 8 bulan lovebird belum benar-benar matang untuk produksi, sehingga sering terjadi kegagalan dalam penetasan. Bahkan jika probabilitas ini sukses sangat kecil dan kualitas lovebird yang dihasilkan biasanya kurang baik. Untuk usia yang baik adalah usia 1 tahun. pada usia Lovebird benar-benar siap untuk produksi.

Penjodohan

Lovebird merupakan salah satu dari sau jenis burung mitra setia. Burung ini hanya ingin menikah dengan satu pasangan saja. Hal ini berlaku sampai mereka mati. Karena itu. perlu ada penanganan khusus untuk mencocokkan lovebird.
Untuk mencocokkan lovebird, tempat masing – masing pria dan wanita di sangkarterpisah terus sangkartersebut kedua. Jika mereka selalu dekat kemungkinan besar sudah ditakdirkan. Proses ini biasanya memakan waktu 3-7 hari. Proses pairing bisa sangat cepat bila dilakukan selama masing – masing lovebird sudah memasuki masa estrus.
Estrus periode ditandai dengan perilaku – perilaku. sesering bernyanyi dan melakukan aktivitas – aktivitas nafsu. yaitu laki-laki mencoba untuk menikah benda – benda di dekatnya. sementara merunduk sambil membuka sayap dengan ekor bergerak naik dan turun.
Jika pejantan dan betina yang sudah dipasangkan. dikumpulkan baik di penangkaran kandang. Ada hal yang perlu diingat: jika sudah terakumulasi dalam kandang tidak ingin menikah atau selalu mengejar – mengejar maka dipastikan pasangan ini telah gagal.
Cobalah untuk mengulangi proses ini dengan menukar salah satu dari mereka dengan lovebird lain. Ada juga acara unik. yaitu pasangan itu bercerai. Hal ini biasanya terjadi karena kondisi yang kurang nyaman kandang. menekankan. serta perebutan makanan.
Alternatif lain untuk pasangan adalah untuk mengumpulkan banyak Lovebird sekaligus disebuah kandang besar. Ada setidaknya lima pasang lovebird di kandang. Satu hal yang harus diingat bahwa Lovebird tidak mengakui poligami atau poliandri seperti burung bangsa lain.
Karena itu. Jumlah Lovebird yang terkandung dalam kandang besar antara najntan dan betinna harus sama. Jika ada sepasang Lovebird sudah berpasangan, mereka biasanya langsung masuk ke glodok untuk kawin dan bertelur. Pasangan Lovebird pindahkan ke kandang penangkaran.

Perawatan

Jika lovebird sudah mulai kawin mereka secara otomatis akan mencari tempat untuk bertelur. Karena itu. di kandang harus disediakan glodog kotak sarang.
Siapkan juga alas penetasan di bagian bawah glodok yang secara naluriah, biasanya lovebird masih mencari bahan-bahan untuk membangun sarang. Di alam liar. biasanya mereka mengmpulkan berbagai ranting kecil. tangkai daun. dan lain-lain
Cobalah untuk menyebarkan cabang – ranting kecil, batang daunm kulit jagung kering dan bawah kandang. Demikian pula berusaha untuk tidak menyebarkan materi – materi yang masih basah atau segar ang. Gunakan hanya dikeringkan.
Bahan – bahan yang masih segar dapat membusuk di Glodok. Hal ini dapat menyebabkan masalah tersendiri. Selain itu. tidak menggunakan sebagai bahan yangbersifat seperti serat plastik dan karet sintetis. Bahan – bahan sintetis dapat menjadi racun jika tertelan oleh lovebird.
Ummnya lovebird berbaring 4-6 telur. Jangan khawatir jika lovebird langsung menetaskan. Biasanya burung-burung ini akan mengerami telur setelah telur ketiga keluar. Rada saat inkubasi. Lovebird tua kadang-kadang akan keluar dari glodok untuk makan. mandi, atau Cukup membentang sayapnya.

Pengeraman

Dalam proses ini terus lingkungan yang tenang ini kandang sehingga Lovebird bisa fokus mengeram dan mendapatkan hasil terbaik. Saya menyarankan agar tidak terlalu sering melihat situasi kandang atau bahkan terus telurnya sebanyak peternak biasanya rasa ingin tahu atau tidak bisa menunggu kedatangan Lovebird anak.
Dalam proses pengeraman 21-24 hari yaitu ketika proses penetasan. Tapi ketika telur tidak menetas setelah 26 hari kemungkinan telur tidak menetas dan dapat diambil dalam rangka Lovebird bisa bertelur lagi.
Jika ingin mengetahui kondisi telur kita bisa ambil telur dan kemudian kita pecah telur jika kondisi masih utuh, masih ada putih dan kuning telur berarti terseut telur yang tidak dibuahi. Namun, jika pelanggaran tersebut gagal dalam pengeramannya.

Penetesan

Telur Lovebird akan menetes setelah diinkubasi selama 21-23 hari. Ada yang unik dari Lovebird, proses penetasan telur dapat mengambil beberapa waktu, yaitu sekitar 24 jam. Itu wajar dan jangan khawatir karena selama proses penetasan itu akan penyesuaian dalam tubuh Lovebird anak.
Peternak harus tidak ikut campur dalam proses penetasan selama ini karena dapat menyebabkan anak untuk tumbuh normal lovebird atau cacat. Mungkin pada saat pertama keluar tidak semua telur bisa menetas atau mandul. Itu wajar dan tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu. Biasanya lovebird baru benar-benar produktif setelah peletakan kedua dan seterusnya.
Mandulnya telur lovebird biasanya disebabkan oleh orangtua yang terlalu muda. lingkungan dan gizi yang tidak sehat tidak cukup nutrisi atau miskin.
Jikau sterilitas terjadi terus menerus maka tersangka. Cobalah untuk membuka cangkang telur tidak menetas dan lihatiah pengembangan bagaimana embrio lovebird. Jika ternyata ada embrio tetapi hanya setengah jadi, kemungkinan besar ada yang salah dengan proses inkubasi telur. Telur bisa menyelinap keluar dari sarang agar tidak tererami oleh induknya.

Makanan Burung Love Bird

Makanan untuk indukan

Pangan atau pakan untuk peternak juga penting karena Lovebird induk akan melolohkan dikomsumsinya makanan untuk anak-anaknya biasanya dilakukan oleh pejantan, sehingga menjaga nutrisi dalam pakan Lovebird.
Disarankan bayam dan millet tetapi jika ingin mencoba varian lain yang biasanya memberikannya millet, biji kenari, biji sesawi, jagung, kubis, kecambah, jangan lupa untuk memberikan Lovebird Benelux Primus yang penting bagi orang tua dan anakanya karena mengandung jenis nutrisi yang sempurna dibesarkan membutuhkan di lovebird tersebut.

Makanan Untuk Anakan

Pakan untuk Lovebird bisa menggunakan instant bubur bayi yang dijual di toko-toko di sekitar tempat tinggal kita. Bubur bayi dicampur dengan air hangat, tidak terlalu panas dan tidak dingin, dapat makan dengan jarum suntik atau dengan sendok kecil tergantung pada kenyamanan Lovebird sendiri dan makan.
Nah ini dilakukan dengan mengambil mereka dari ibu mereka pada usia 11-15 hari tetapi jika saya sendiri biasanya saya akan memasuki kembali anakan sore kandang lovebird saat Gelodok. Makan dilakukan setidaknya sekali setiap 4 jam, sesuikan teratur jamnya dengan jadwal sibuk dapat diubah2 asal tertarur.
Setelah anak lovebird sekitar usia empat minggu, Anda bisa memberi mereka makanan untuk makan di tempat untuk berlatih makan pada anak lovebird. Makanan dapat diberikan potongan kecil buah atau sayuran, telur rebus, pelet dicampur dengan air hangat.
Untuk meningkatkan produktivitas Lovebird induk bisa dilakukan dengan mengambil anak-anak Lovebird pada usia sekitar 10 -14 hari. Selain itu, anak-anak akan menjadi Lovebird lebih jinak sehingga juga dapat meningkatkan Lovebird harga jual.
Anak Lovebird diletakkan pada alas di kotak yang diberikan handuk kain dan diberi lampu 5 watt untuk tetap hangat. Fakan untuk lovebird anak-anak dapat menggunakan instant bubur bayi yang dijual di toko-toko di sekitar tempat tinggal kita. Bubur bayi dicampur dengan air hangat. tidak terlalu panas dan tidak dingin.
Pada awalnya campuran diberikan dalam bentuk yang tidak terlalu tebal. tambah usia Lovebird anak, tingkat kekentalan makanan meningkat juga. Alatyang digunakan untuk memakai jarum suntik.

Sabtu, 04 Februari 2017

Ternak Murai Batu

gambar cara beternak murai batu image
       Burung  murai batu memiliki habitat asli di wilayah benua asia meliputi Thailand, Malaysia dan Indonesia. Burung ini memiliki ciri yaitu berwana hitam pada bulu bagian atas serta bagian bawah berwana orange. Keunikan burung ini yaitu dilihat dari gaya kicaunya yang indah sambil memainkan lentik ekor yang menawan.
Burung murai batu ini sangat digemari oleh para penghobi burung. Jenis murai batu yang paling banyak dicari  yang asalnya dari hutan Sumatra (dengan sebutan murai medan, lampung hingga murai aceh) untuk jenis murai dari wilayah Kalimantan kurang diminati dan harga jualnya masih relatif dibawah ketimbang jenis murai yang berasal dari Sumatra.
Beternak murai batu akhir-akhir ini menjadi salah satu bisnis yang cukup populer digeluti para para penghobi burung. Harganya terus meroket tajam, akibat semakin berkurangnya populasi di alam bebas, membuat banyak kalangan mencoba ternak burung ini.
Cara beternak murai batu susah-susah mudah. Jika Anda ingin mencobanya maka ada 4 syarat yang harus anda penuhi yaitu; ketrampilan, keuletan, ketelitian dan kesabaran. Jika Anda tidak lolos 4 syarat tersebut kami sarankan agar anda lebih baik mencoba usaha lainya saja. Hehehehe…
Bedasarkan pengalaman para peternak murai batu, cara beternak murai batu ada banyak tahapannya, yang harus diperhatikan dalam melakoni usaha ternak ini, supaya berhasil tentunya. Apalagi bagi Anda seorang pemula yang ingin mencobanya.
Sebenarnya kesulitan dalam beternak murai batu dapat diatasi,Hal ini kenapa? Karena buktinya banyak juga kok peternak yang berhasil menjalankan ternak murai. Jadi wajar saja pada saat ada orang yang mengatakan beternak murai itu sulit dan ada juga yang bilang mudah.
Keberhasilan usaha ternak burung murai batu, tidak lepas dari pengetahuan Anda sendiri dalam melakoni usaha tersebut.  Pemahaman dan wawasan harus Anda miliki, supaya usaha ternak yang anda jalankan dapat berjalan sesuai harapan. Pada kesempatan ini kami mencoba berbagi pengalaman dari para peternak tetang bagaimana cara beternak murai batu.
Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan bagi seorang peternak sebelum memulai usaha  burung murai batu,



gambar cara berternak murai batu image
gambar cara berternak murai batu

 Tips-tips dalam beternak murai  sebagai berikut :
1. Persiapan Lokasi
Menentukan lokasi kandang adalah hal pertama yang perlu Anda perhatikan. Karena tempat yang nyaman memudahkan burung beradaptasi dan terhindar dari resiko stress. Syarat-syarat lokasi yang baik untuk beternak murai meliputi:
  •  Pemilihan lokasi kandang yang tenang dan nyaman.
  • Jangan memilih tempat seperti dekat dengan pabrik, bengkel, atau pun terlalu bising dengan lalu lalang kendraan bermotor.
  • Lokasi yang ideal sebaiknya juga harus aman dari ganguan binatang liar maupun pencuri,
  • Sebaiknya lokasi kandang yaitu berada didekat rumah baik dihalaman samping, depan atau pun belakang, serta bisa juga menyewa tempat untuk pembuatan kandang ternak murai.
  • Usahakan di tempat untuk penangkaran tidak ada burung lain yang dapat menggagu dan bahkan membuat burung mejadi marah dan tidak mau bereproduksi
2. Pembuatan Kandang Ternak Murai batu
Untuk mendesain serta mendekorasi kandang anda bisa melakukanya sesuai dengan keinginan anda, akan tetapi ada bebarapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang dalam beternak murai.
  • Langkah pertama bentuk kandang sesuai dengan lokasi yang telah anda siapkan sebelumnya, dengan ukuran minimal P 90 L 90 T 180 cm, ataupun dapat disesuaikan dengan keinginan anda.
  • Bentuk kandang yang baik yaitu memiliki dasar langsung dengan tanah atau bisa juga dengan pasir yang sedikit dicampur dengan kapur, berfungsi untuk mengontrol keasaman kotoran yang dapat menyebabkan kandang menjadi lembab yang menimbulkan banyak penyakit.
  • Kandang  harus disekat dibuat dengan tembok, triplek atau penyekat lainya, agar suhu didalam kandang tetap terjaga dan terhindar dari ganguan tikus maupun burung lainya.
  • Dalam pembuatan kandang untuk ternak murai harus diberikan ruang terbuka untuk kandang memperoleh penyinaran sinar matahari yang tutup dengan strimin, karena penyinaran sangat baik untuk mejaga kesehatan burung.
  • Upayakan kandang terlindung dari hembusan angin yang kencang, karena hal ini akan menjaga kenyamanan burung menjadi tidak mudah kaget.
  • Kandang yang baik sebaiknya diberikan sirkulasi air untuk minum burung, selain itu dengan andanya aliran air dapat membuat burung menjadi semakin nyaman seperti di alam bebas.
  • Sediakan sarang untuk tempat bertelur burung. Sarang yang disediakan upayakan jangan hanya satu macam namun sebaiknya sediakan 2-3 model. Sehingga burung bisa memilih sarang mana yang cocok untuk burung tersebut.
  • Untuk menjaga suhu pada saat musim hujan, didalam kandang disediakan lampu ukuran 5-10 watt yang berfungsi juga sebagai penerangan dimalam hari.
3. Penyipan Induk Murai Batu

Memilih induk murai batu yang baik tidak harus yang harganya mahal, namun melatih pengalaman beternak murai perlu dilakukan secara bertahap tidak perlu memikirkan harus memiliki induk yang trah juara. Biarkan pengalaman beternak murai membuat anda semakin paham bagaimana pola dan cara yang tepat. Setelah itu barulah anda mulai bergeser sedikit demi sedikit kekualitas burung murai.
Cara-cara memilih induk murai batu sebagai berikut ini:
a. Indukan Pejantan
  • Pilih burung murai yang sudah jinak atau tidak takut dengan kehadiran manusia, karena burung yang  jinak akan lebih mudah untuk menangkarnya, tidak seperti burung murai batu tangkapan hutan yang masih harus adaptasi selain itu juga tingkat setress burung cukup tinggi sehingga agak sulit untuk dijadikan indukan.
  • Untuk memilih induk disarankan diambil dari peternak atau hasil penangkaran hal ini akan memudahkan anda mengawali usaha beternak murai.
  • Pilih pejantan dengan umur lebih dari 2 tahun biasanya dengan usia tersebut burung sudah lebih matang untuk bereproduksi.
  • Pejantan yang baik, tidak memiliki cacat fisik baik pada kaki, sayap, kepala, mata ataupun pada bagian lainya.
  • Pilih pejantan yang dalam keadaan sehat, memiliki napsu makan kuat, bergerak lincah, bulu tidak kusam. Karena burung yang sehat juga akan semakin mudah untuk diternakan.
b. Indukan Betina
  • Burung induk betina memiliki usia yang usianya sudah siap untuk betina gunakan betina usia lebih dari 1 tahun, pada betina yang pertama kali bertelur kadang telur tidak menatas hal itu wajar karena itu merupakan telur pertama kali.
  • Pilih betina yang sehat pula, lincah bergerak dan napsu makanya banyak. jangan pilih burung yang memilki badan kurus, itu menandakan burung kurang sehat, sangat rawan kematian jadi wajib anda hindari.
  • Untuk induk betina yang baik sama dengan pejantan yaitu pilih yang jinak tidak takut dengan manusia yang diperoleh dari hasil penangkaran. Pada betina yang jinak biasanya proses pengeraman telur bisa berjalan dengan baik, karena burung tidak mudah kaget akibat kedatangan anda saat memberi pakan.
  • Kadang ada yang menyarankan pilih betina dengan warna yang keabu-abuan itu juga bagus, namun sebenernya hal tersebut bukan menjadi faktor utama dalam memilih betina yang berkualitas.
  • Dan yang terakhir pastinya jangan memilih induk betina yang cacat fisik, baik pada sayap, kepala maupun pada kakinya.
4. Pemberin pakan burung
Cara beternak burung murai batu yang baik, maka Anda harus memperhatikan pakan alami pada burung murai, yang berupa serangga seperti jangkrik, cacing, ulat hongkong UH serta telur semut rangrang (kroto). Saat burung sudah dimasukan kandang ternak pakan alami sebaiknya selalu tersedia lebih dari 2-3 jenis makanan.
Kandugan pakan yang berkualitas yaitu pakan alami dimana burung murai ini juga membutuhkan kandungan vitamin, karbihidrat, protein, mineral yang tersedia dari pakan yang diberikan sehingga merangsang hormon birahi baik pejantan maupun betina.
Pemberian tambahan pakan seperti voer juga harus disediakan agar menjaga burung tetap tesedia pakan, karena pada saat pakan seperti serangga tidak kehabisan di kios pakan burung, murai batu tetap bisa diberikan makanan pokok yaitu voer.
5. Pemeliharaan Anakan Murai Batu
Pemeliharaan anakan burung murai saat burung masih kecil sangat diperlukan, ada beberapa perlakuan dalam beternak burung murai agar anakan terhindar dari kematian.



gambar cara beternak murai batu
gambar cara beternak murai batu

Berikut langkah-langkah perawatan anakan murai batu meliputi :
  • Langkah pertama dalam beternak murai setelah burung menetas yaitu mencermati prilaku induk murai, jika induk bisa menjaga dan memberikan pakan dengan baik, maka yang perlu kita lakukan adalah menambahkan pakan serangga (extra fooding) brupa jangkrik dan kroto agar anakan juga terpenuhi gizi yang dibutuhkan.
  • Tahap kedua yaitu pada saat prilaku induk yang menyimpang, karena kadang ada pula induk yang tidak suka terhadap anaknya kadang bisa jadi induk pejantan/betina membuang anaknya dari sangkar. Maka langkah yang kita lakukan adalah mengambil anakan tersebut dan merawatnya sendiri.
  • Dalam perawatan anakan yang baru berumur sekitar 5-7 hari yang di ambil dari sangkar, maka kita memerlukan  tempat yang hangat, seperti kardus atau sangkar incubator untuk menjaga suhu udara karena anakan sangat rentan dengan suhu udara luar.
  • Berikan pakan alami berupa kroto/jangkrik yang dicampur dengan voer halus. Berikan pakan sehari minimal 3-5 kali sesuai dengan kondisi burung masih lapar atau tidak. Hal ini kita lakukan karena kita menjadi bebysister bagi burung jadi harus senantiasa menjaga kebutuhan pakan dan gizi burung.
  • Langkah pemeliharaan anakan ini bisa juga sebagai alternatif agar induk bisa cepat produksi kembali. Karena karakter induk murai yang mudah birahi untuk bereproduksi. Bisanya dalam waktu 1-2 minggu anakan murai diambil induk bisa mulai menata sangkar kembali untuk bertelur.
  • Perawatan anakan dilakukan hingga burung bisa makan sendiri, bergeser dari voer basah ke voer kering, setelah itu burung bisa dimasukan sendiri-sendiri.
Cara Beternak murai batu sepertinya mudah, namun ketekunan dan kesabaran harus benar-benar Anda miliki. Karena keberhasilan itu tidaklah instan, namun butuh proses. Jadi saat burung yang anda ternak belum produksi dalam kurun waktu 5-6 bulan itu wajar, tidak ada peternak yang tiba-tiba berhasil semuanya berawal dari ketekunan dalam usaha. Selamat mencoba….